PENGARUH AKSESIBILITAS LAPORAN KEUANGAN TERHADAP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN BOALEMO

  • Nur Lazimatul Hilma Sholehah UNIVERSITAS ICHSAN GORONTALO
  • MUFIDAH ABAIDATA
Keywords: akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, aksesibilitas laporan keuangan.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh aksesibilitas laporan keuangan terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Boalemo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan membahas dan membuat presentasi dari hasil jawaban responden. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 35 responden adapun metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa aksesibilitas laporan keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah kabupaten boalemo dengan tingkat signifikan 0,000. Hal ini menunjukan bahwa dengan memberikan kemudahan akses terhadap laporan keuangan daerah bagi para pengguna ternyata akan mampu meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah

References

Aliyah, S. (2012). Pengaruh penyajian laporan keuangan daerah dan aksesibilitas laporan \ keuangan daerah terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Jepara (Doctoral dissertation, Unisnu).
Bastian, I. (2010). Akuntansi Sektor Publik Suatu Pengantar Edisi Ketiga. Jakarta: Erlangga.
Djalil, R. (2014). Akuntabilitas keuangan daerah: implementasi pasca reformasi. RMBooks.
Ghozali, I. (2016). Aplikasi Analisis Dengan Program IBM SPSS 23. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Halim, A. (2012). Akuntansi Sektor Publik: Akuntansi Keuangan Daerah Edisi 4, Penerbit Salemba Empat.
Hehanussa, S. J. (2015, May). Pengaruh Penyajian Laporan Keuangan Daerah dan Aksesibilitas Laporan Keuangan Daerah Terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Ambon. In Conference In Business, Accounting, And Management (CBAM) (Vol. 2, No. 1, pp. 82-90).
Indonesia, R. (2006). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Jakarta: Diper-banyak oleh Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia.
Indonesia, R. (2007). Peraturan Mentri Dalam Negri No. 59 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.
Indria, N. A. (2018). Pengaruh Penyajian Laporan Keuangan Daerah Dan Aksesibilitas Laporan Keuangan Terhadap Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya (Bachelor's thesis, Fak. Ekonomi dan Bisnis Uin Jakarta).
Ishak, P. (2019). Penerapan Simda Dan Pengaruhnya Terhadap Kepuasan Pengguna Jasa Informasi Akuntansi. Al-Buhuts, 15(1), 55-67.
Mahmudi. (2010). Manajemen Keuangan Daerah. Jakarta : Penerbit Erlangga.
Mahmudi. (2013). Manajemen Kinerja Sektor Publik. Sekolah tinggi ilmu manajemen YKPN. Yogyakarta.
Mardiasmo, D & MBA, A, (2002). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta : Andi
Mardiasmo, D., & MBA, A. (2009). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: ANDI.
Mulyana, B. (2006). Pengaruh penyajian neraca daerah dan aksesibilitas laporan keuangan terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah (Doctoral dissertation, [Yogyakarta]: Universitas Gadjah Mada).
Mustofa, A. I. (2012). Pengaruh penyajian dan aksesibilitas laporan keuangan terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan Kabupaten Pemalang. Accounting Analysis Journal, 1(1).
Nasution, S. I. (2009). Pengaruh Penyajian Neraca Skpd Dan Aksesibilitas Laporan Keuangan SKPD Terhadap Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan SKPD Di Pemerintahan Propinsi Sumatera Utara.
Nomor, U. U. (33). Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Jakarta: Sekretariat Negara.
Nurmuthmainnah, W. (2015). Pengaruh Penyajian Laporan Keuangan Daerah dan Aksesibilitas Laporan Keuangan Daerah terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Konawe Utara. Skripsi. Makassar: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin Makassar.
Peggy, S. (2013). Pengaruh Penyajian Laporan Keuangan Daerah dan Aksesibilitas Laporan Keuangan Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah.
Rasuli, M., Kurnia, P., & Lily, L. (2015). Pengaruh Sistem Akuntansi Keuangan dan Aksesibilitas Laporan Keuangan terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (Studi Empiris pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Payakumbuh) (Doctoral dissertation, Riau University).
Renowijoyo, M. (2013). Akuntansi sektor publik. Jakarta: Mitra Wacana Media.
RI, K. D. N. (2007). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Revisi atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.
Sagala, M. (2011). Pengaruh Penyajian Laporan Keuangan Daerah dan Aksesibilitas Laporan Keuangan Terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah Pada Pemerintah Kabupaten Samosir
Shende, S., & Bennet, T. (2004). Concept Paper 2: Transparency and Accountability in Public Financial Administration. UN DESA.
Sholehah, N. L. H. (2019). Analisis Akuntabilitas Kinerja Anggaran Dengan Perspektif Amanah Dalam Mencegah Fraud Pada Dkad Provinsi Gorontalo. PARADOKS: Jurnal Ilmu Ekonomi, 2(1), 216-228.
Sugiyono, P. (2015). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono, P. D. (2010). Metode penelitian pendidikan. Pendekatan Kuantitatif.
Wahyuni, P. S., Sulindawati, N. L. G. E., Herawati, N. T., & AK, S. (2014). Pengaruh Penyajian Laporan Keuangan Daerah dan Aksesibilitas Laporan Keuangan Daerah Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (Studi Empiris pada Pemerintahan Kabupaten Badung). JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha, 2(1).
Wiyana, A., & Sutrisna S, A. (2016). Determinan Aksesibilitas dan Penyajian Laporan Keuangan Daerah Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah.
Published
2020-08-31